Jenis Batu Alam untuk Dinding Rumah

Anda tentu pernah mendengar tentang batu alam. Batu alam memang material yang tidak asing bagi kebanyakan orang. Artikel ini akan membahas tentang jenis batu alam untuk dinding rumah.

Batu alam menjadi pilihan yang tepat untuk mendapatkan tampilan dinding rumah yang natural dan elegan. Ukurannya yang fleksibel juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan, menjadikan rumah lebih variatif dan berwarna. Warna dan bentuknya yang tidak seragam, justru memberikan keunikan yang tak lekang oleh waktu.

Jenis batu alam untuk dinding rumahBatu alam untuk tampilan dinding interior yang alami, cantik, dan elegan.

Jenis Batu Alam untuk Dinding Rumah

Ada berbagai jenis batu alam untuk dinding rumah baik interior maupun eksterior.

√ Batu marmer yang sensitif terhadap hujan dan panas, lebih cocok untuk dinding interior.

√ Batu andesit, batu alam terkeras, berwarna hitam atau abu-abu, tahan cuaca dan lumut, cocok dipakai pada dinding interior maupun eksterior.

√ Batu sabak (slate stone) atau batu kali, dapat dijadikan pondasi. Dalam bentuk lempengan pipih, bisa dimanfaatkan untuk pelapis dinding ataupun lantai.

√ Batu granit sangat populer di kalangan masyarakat, tahan terhadap suhu tinggi, tampil dalam berbagai warna dan corak untuk kesan natural dan segar.

√ Batu palimanan cocok dipasang pada bidang eksterior dan interior. Untuk menjaga kualitas warna dan pori-porinya, sebaiknya setelah pemasangan langsung diberi pelapis atau coating.

√ Batu candi dengan warna hitamnya terkesan alami dan menyejukkan. Harus langsung dicoating agar tidak ditumbuhi lumut karena sifatnya mudah menyerap air. Jenis batu candi yang paling populer adalah Borobudur lava.

Batu marmer
Batu marmer
Batu andesit
Batu andesit
Batu lempeng acak
Batu lempeng acak
Batu palimanan
Batu palimanan
Batu candi
Batu candi

Aplikasi Batu Alam pada Dinding Rumah

Batu alam dapat diaplikasikan pada keseluruhan dinding rumah, baik interior maupun eksterior. Namun harus diperhatikan jenis batunya. Jenis solid seperti andesit, dapat dipasang untuk dinding interior dan eksterior. Sedangkan jenis non-solid seperti palimanan, cocok untuk dinding interior yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Batu alam dapat diaplikasikan untuk berbagai dinding rumah, mulai dari dinding teras, eksterior, interior, dinding taman, bahkan tembok pagar dan pilar rumah.

Berikut ini adalah beberapa contoh aplikasi batu alam untuk dinding rumah.

Batu alam untuk dinding teras rumah
Batu alam untuk dinding teras rumah
Batu alam untuk dinding eksterior
Batu alam untuk dinding eksterior
Batu alam untuk dinding interior
Batu alam untuk dinding interior
Batu alam untuk dinding taman
Batu alam untuk dinding taman
Batu alam untuk diinding pagar rumah
Batu alam untuk diinding pagar rumah
Batu alam untuk dinding kolam
Batu alam untuk dinding kolam

Harga Batu Alam untuk Dinding Rumah

Semakin solid jenis batu alam, harganya pun semakin mahal. Sebaiknya lakukan survei sebelum Anda membelinya. Pilihlah jenis dan warna batu alam sesuai fungsi dan kebutuhan.

Berikut ini daftar kisaran harga batu alam yang ada di pasaran.

Batu Andesit: harga 100ribu – 150ribu permeter2

Batu Candi: harga 100ribu – 120ribu permeter2

Batu Palimanan: harga kisaran 100ribu per meter2

Batu Templek purwakarta: harga kisaran 100ribu permeter2

Sebagai referensi, berikut ini beberapa website yang menjual batu alam.

www.batualam.net

www.batualam.co.id

Tips Memilih Batu Alam untuk Dinding Rumah

Pilihlah batu alam sesuai gaya arsitektur yang akan ditampilkan. Ingatlah jenis batu alam dan pengaplikasiannya harus fungsional, bukan sekedar hiasan belaka.

Manfaatkan batu andesit dengan warna kalem dan tekstur polos untuk rumah bergaya minimalis. Batu palimanan pada rumah bergaya mediteranian untuk tampilan elegan dan kokoh. Batu andesit berwarna gelap untuk mendukung gaya tropis, serta batu candi untuk tampilan tradisional modern yang alami.

Batu alam untuk dinding exterior

Batu kali untuk tampilan dinding eksterior yang alami dan elegan

Pola Pemasangan Batu Alam pada Dinding Rumah

Ada beberapa pola pemasangan yang dapat diaplikasikan pada batu alam untuk menciptakan berbagai kesan. Berikut ini adalah pola jenis batu alam untuk dinding rumah.

Pola acak

Ada dua macam pola acak. Pola acak natural menggunakan ukuran dan bentuk batu sesuai aslinya, seperti pola bronjol dan pola koboi bandung. Pola acak buatan menggunakan batu yang dipotong dan dibentuk seolah-olah menyerupai batu alam, misalnya pola acak parasjogja.

Pola vertikal horizontal (Pola VH)

Pola VH memanfaatkan kejelasan garis-garis vertikal dan horizontal untuk mempertegas tampilan tropis minimalis.

Pola susun bata

Pola ini biasanya diaplikasikan pada batu andesit, palimanan, dan batu candi untuk memberikan kesan rapi dan simple.

Pola susun sirih

Pemasangan pola itu cukup sulit sehingga membutuhkan keuletan dan kesabaran. Pola susun sirih sagedang, sirih nat, sirih andesit, sirih maju mundur, dan sebagainya dapat diaplikasikan untuk berbagai gaya rumah.

Pola koboi bandung

Pola yang berasal dari Bandung ini, menampilkan kesan kolonial tropis. Sekilas, polanya mirip pola susun sirih, namun lebih acak dan bebas.

Pola mozaik

Pada mozaik, batu alam sudah disusun dengan netting dan lem. Pemasangannya lebih mudah dan  dapat menampilkan kesan elegan, eksotik, klasik, dinamis, dan minimalis.

Batu alam pola acak
Batu alam pola acak
Batu alam pola vertikal horizontal
Batu alam pola vertikal horizontal
Batu alam pola susun bata
Batu alam pola susun bata
Batu alam pola susun sirih
Batu alam pola susun sirih
Batu alam mozaik
Batu alam mozaik

Cara Pemasangan Batu Alam untuk Dinding Rumah

Pemasangan batu alam untuk dinding rumah memerlukan teknik dan semen khusus agar batu alam tidak mudah lepas dari dinding. Batu alam untuk dinding eksterior sebaiknya di finishing dengan coating agar tahan cuaca, tidak mudah rusak, ataupun berlumut. Sedangkan untuk dinding interior tidak perlu dicoating agar tampilannya lebih alami.

Tips pemasangan batu alam:

1. Rendam batu alam sekitar 30 menit sebelum pemasangan.

2. Buat coakan-coakan pada dinding agar adukan antara dinding dan batu alam lebih ‘menggigit’.

Coakan pada pemasangan batu alam
Coakan pada pemasangan batu alam

3. Gunakan semen khusus atau semen instan agar batu alam menempel lebih kuat.

4. Perhatikan penyimpangan ukuran batu alam saat membeli agar pola pemasangannya bisa rapi. Batas toleransi yang baik sekitar 5mm.

5. Buatlah adukan dengan komposisi semen yang lebih banyak, pasir bermutu baik, dan air tawar yang bersih.

6. Aplikasikan semen secara merata pada permukaan batu.

7. Segera bersihkan sisa semen yang menempel pada batu. Jika terlalu lama dan terlanjur kering akan sulit dibersihkan dan bahkan merusak batu alam.

8. Aplikasikan coating terutama pada dinding eksterior.

Coating batu alam dengan kuas
Coating batu alam dengan kuas

Finishing Batu Alam

Berikut ini adalah variasi finishing pada jenis batu alam untuk dinding rumah.

1. Finishing acid, menggunakan cairan asam tertentu untuk menghasilkan beragam tekstur cantik dan batu alam terlihat mengilap meskipun bertekstur kasar.

2. Graveer (alur mesin), menggunakan mesin maupun manual untuk membuat alur batu alam pada dinding, retaining wall, pilar, pagar, hingga kolam (wall pond).

3. Poles (polished), menggunakan mesin untuk menghasilkan kesan halus dan licin.

4. Semi poles (honed), tekniknya hampir sama dengan teknik poles. Bedanya, hasil akhir semipoles terkesan lebih doff atau

5. Rata bakar,dengan cara membakar batu alam menggunakan gas elpiji dan oksigen. Hasilnya permukaan batu kasar, tetapi terlihat lebih alami dan memiliki spektrum warna yang berbeda.

6. Rata alam, dengan cara penatahan secara manual menggunakan palu dan paku bobok untuk memberikan tampilan permukaan natural yang tidak beraturan.

7. Rata mesin, menggunakan mesin untuk tampilan alami, halus, tetapi tidak mengkilap.

Batu alam adalah pilihan baik untuk tampilan dinding yang elegan, unik, dan tak lekang oleh waktu. Pilihlah jenis batu alam yang paling sesuai untuk rumah Anda. Perhatikan karakter dan cara pemasangan untuk mendapatkan hasil optimal dari batu alam yang Anda pilih. Wujudkan impian Anda mendapatkan tampilan rumah yang indah dengan keunikan dari batu alam.

Semoga artikel mengenai jenis batu alam untuk dinding rumah ini berguna bagi anda.

Jenis Batu Alam untuk Dinding Rumah

One thought on “Jenis Batu Alam untuk Dinding Rumah

  1. Saya suka sekali membaca informasi dari artikel mengenai penggunaan batu alam untuk dinding. Sangat membantu dalam pemilihan jenis batu alam dan cara kerja memasang batu alam.

    Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top